Menggunakan jasa influencer dalam mempromosikan bisnis Anda bisa menjadi langkah jitu agar omzet bisa meningkat. Namun, ada beberapa hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memilih selebgram untuk endorse, paid promote, maupun jadi brand ambasador. Apakah harus melihat followers IG selebgram tersebut? Faktanya ada banyak faktor penentu lainnya.

Pengguna media sosial di Indonesia semakin meningkat seiring dengan kemudahan mengakses jaringan internet melalui smartphone. Dampaknya, social media kini bukan sekedar media hiburan maupun komunikasi semata. Namun, bisa juga dimanfaatkan untuk keperluan bisnis dan faktanya banyak yang berhasil sukses berbisnis di platform ini.

Tips Memilih Influencer

Selebgram memiliki peran cukup penting untuk membantu bisnis agar mendapatkan awareness dan semakin dikenal publik. Strategi pemasaran dengan bantuan influencer pun dinilai lebih tertarget dalam mendapatkan audiens. Namun, ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih selebgram untuk mempromosikan bisnis, di antaranya:

1. Mengecek Jumlah Followers

Tak bisa dipungkiri bahwa jumlah followers atau pengikut instagram seseorang menjadi salah satu daya tarik utama untuk memutuskan apakah akan endorse ke akun tersebut atau tidak. Karena semakin banyak jumlah pengikut, maka semakin besar pengaruh influencer tersebut terhadap audience.

Sehingga semakin banyak orang melihat postingan produk maupun jasa yang dipromosikan melalui akun influencer tersebut. Jika semakin banyak orang melihat iklan promosi tersebut, artinya semakin tinggi peluang untuk menaikkan omset. Namun, Anda juga harus jeli karena sekarang banyak jual beli followers dengan akun fiktif.

2. Perhatikan Engagement Rate

Jika diperhatikan, ada beberapa akun pengguna dengan followers banyak namun jumlah like dan tayangan videonya sedikit. Itu artinya engagement rate akun tersebut bisa dibilang persentasenya cukup sedikit. Sehingga penting untuk mengecek terlebih dahulu berapa banyak persentase ER influencer tersebut.

Semakin besar engagement rate yang dimiliki, maka semakin besar pengaruh influencer tersebut terhadap audiensnya. Sehingga kemungkinan promosi iklan Anda untuk dilihat juga semakin tinggi. Jumlah pengikut banyak namun ER sedikit sangat bisa terjadi mengingat banyaknya akunĀ  jual beli pengikut plus aplikasi auto followers bermunculan.

3. Perhatikan Audiens Influencer dengan Relevansi Brand

Jangan hanya tergiur dengan jumlah pengikut dan engagement rate tinggi. Karena faktor lain yang tidak kalah penting dalam memilih influencer untuk promosi bisnis adalah apakah akun tersebut relevan dengan brand Anda atau tidak.

Contohnya jika Anda berjualan hijab tentu sangat disarankan agar mencari selebgram berhijab karena audiensnya sebagian besar pasti berhijab. Karena jika mencari selebgram dengan jenis kelamin laki-laki dan non muslim tentu sangat tidak relevan dengan produk brand yang dijual.

4. Mengecek Riwayat Feed Influencer

Anda bisa mengecek testimoni atau review dari online shop yang pernah bekerja sama dengan influencer tersebut. Biasanya selebgram akan mengunggah testimoni baik di highlight story maupun feed. Pelaku bisnis juga bisa menanyakan kepada pebisnis lainnya terkait efek dari endorsement ke akun tersebut apakah worth it atau tidak.

Selain itu, penting untuk mengecek feed instagram dari influencer tersebut untuk mengetahui brand apa saja yang pernah bekerja sama. Sehingga Anda bisa memastikan tidak ada kompetitor dari brand lain juga menggunakan jasa endorsement selebgram tersebut. Cek juga bagaimana selebgram tersebut mengatur fotonya apakah hanya spam, estetik tidaknya, dan penilaian lainnya.

Tips memilih influencer untuk bisnis di atas bisa Anda coba praktekkan agar bisa menemukan akun yang tepat dalam mempromosikan produk. Kenyataannya, followers IG bukan satu-satunya penentu apakah akun tersebut worth it atau tidak. Karena ada faktor lain juga harus dipertimbangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>